Hujan malam dingin bangunku dibuatnya
Hanya kain tipis yang membungkus tubuh
Sedikit mencegah dingin menusuk
Air yang berjatuhan mengingatkanku kemurahan dan kasih sayangmu
Dihati yang kurasa hampa dan kosong
Berubah hangat dan terasa penuh dengan kehadiranmu
Pikiran pening dengan dunia tiba tiba tenang
Di tengah tengah hujan lebat malam
Di antara gemuruh petir yang semakin lama tak ku dengar
Kenikmatan itu membawaku
Ingat kepadamu
Kemurahanmu
Dan kasih sayangmu
Hati ini berlari semakin lama semakin cepat
Hingga entah di mana
Tapi disana ku rasa damai dan tentram