Kau berikan permata palah ku pilih tanahnya
Kau berikan air yang melepas dahaga tapi ku palah pilih api yang membakar
Apakah pantas? Apakah pantas?
Aku bertanya pada diriku sendiri
Apakah itu yang di sebut mencintai
Apa itu?
Ku palah memilih jalan yang hampa padahal kau berikan cahaya
Sungguh semua kata cela pantas ku dapat
Pantas di ikatkan di kaki ku
Pantas mengikatku di kehampaan ini
Pantas, pantas, dan akan selalu pantas