Jalan tengah
Jalan tengah adalah jalan keberuntungan. Mengambil posisi jalan tengah adalah menghindari untuk bersikap dan bertindak ekstrim terhadap suatu permasalah. Para pengambil jalan tengah tidak melihat persoalan secara hitam putih belaka, mereka melihat persoalan dari berbagai sudut pandang, mereks tidak mudah menilai apalagi menghukumi suatu persoalan.
Para pengambil jalan tengah adalah orang-orang yang produktif, komperatif dan sangat terbuka dengan dialog. Namun demikian mereka adalah orang-orang yang memiliki prinsip yang teguh dan perspektif yang prima. Para pengambil jalan tengah lebih mendahulukan kepentingan bersam dan menomor duakan kepentingan pribadi.
Para pengambil jalan tengah adalah mereka yang faham betul terhadap posisi dan kapasitas peran-Nya, sehingga bagi mereka tidak ada kamus untuk memaksakan suatu gagasan atau kehendak. Bagi mereka musyawarah adalah jalan terbaik untuk membahas, merumuskan dan menentukan solusi terbaik terhadap suatu persoalan. Bagi mereka tindakan-tindakan emosionak yang menafikan akal sehat.