Latest Post

Harapan Peperangan Didalam Jiwa

Murid kehidupan

Setiap manusia yang hidup didunia ini adalah murid kehidupan, tiada kepantasan untuk-Nya mengedepankan kesombongan, merasa diri-Nya paling haq atau paling benar dan orang lain dikatakan itu salah ini salah(semua salah). Yang dengan gegabah menyalahkan orang lain yang tidak sependapat dengan-Nya adalah mempertontonkan kebodohan diri sendiri. Hidup adalah proses pembelajaran yang terus menerus, tidak pantas menjadi paling yes, paling oke, paling super atau paling istimewa, sebab hal itu berarti seseorang sedang mempertontonkan kekerdilan-Nya.

Kesadaran bahwa kita adalah murid dari kehidupan, bukan kepantasan bila kita mendekte, menilai orang lain agar sama dengan kita. Setiap orng memiliki potensi masing-masing, jangan sekali-kali meremehkan-Nya, sekali saja seorang meremehkan orang lain, ia sedang mempertontonkan dirinya sendiri yang remeh. Tidak ada kepantasan sedikitpun bila seseorang merasa paling super, untuk makan, minum, berpakaian dan lain-lain, ia memiliki ketergantungan dengan ikhtiar-ikhtiar orang lain yang jumlahnya sangat tidak terbatas.

Kesadaran bahwa kita adalah murid kehidupan, yang selalu dalam kekurangan (faqir), kelemahan, kehinaan, keluputan, ketidakberdayaan dan juga keterbatasan. Merasa kecil karena status kita semua adalah murid yang selalu butuh guru, sebagaimana seorang anak yang selalu butuh orang tua. Kehidupan mengajarkan tentang arti penting-Nya memiliki sifat-sifat kamulyaan sebagai seorang murid yang sejati, yang setia kepada guru-Nya yaitu kehidupan itu sendiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Post