Latest Post

Harapan Peperangan Didalam Jiwa

Hari semakin berlalu ,pagi pun menghampiri seakan tahu betapa sunyinya hati ini. Kegiatan pun di mulai di iringi cahaya surya yang tertahan oleh sekumpulan awan. Di mulai dari pembiasaan ,kita di tuntut terbiasa atau membiasakan diri dengan hal yang baik, agar supaya kita jauh lebih paham dan peka atas apa yang terjadi di masa yang akan datang. Semua kebiasaan berawal dari Hati di olah dengan Fikiran lalu dikerjakan oleh Tubuh, dan itu dilakukan secara terus menerus sehingga otak bawah sadar kita merekam dan akan menjadi gerak/kebiasaan yang tanpa kita sadari.

Mengerjakan tugas ,kita setiap hari dituntut untuk mengerjakan tugas atau pembiasaan diri dengan tugas-tugas yang kita lakukan setiap hari dan pasti akan berguna suatu saat nanti. Dan disini kita mulai kegiatan,di buka dengan sholat subuh, lalu baca Suurot: Waqieah, setelah matahari sudah bener-bener muncul atau sekitar jam 7 kita laksanakan sholat dhucha walaupun cuma dua rakaat yang penting terbiasa terlebih dahulu,sehabis sholat ducha kita mengerjakan tugas-tugas yang di berikan kepada kita sampai adzan dzuhur berkumandang, jika adzan dzuhur sudah berkumandang secara otomatis cepat atau lambat kita akan melaksanakan sholat dzuhur, dan mengerjakan tugasnya akan dilanjut lagi setelah selesai sholat dzuhur sampai sore menjelang malam yaitu waktu eashar, dan jika waktu eashar sudah tiba maka tugas kita akan kita tutup terlebih dahulu.

Kesimpulannya:

Kebiasaan baik itu tidak muncul dengan sendirinya,tapi akan muncul jika kita melatihnya terus menerus secara berkala. Sesuatu yang kita Istiqomahkan apapun rintangannya suatu saat pasti akan menghasilkan

Ibnu Fais

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Post