Bulan seakan tertutup awan hitam, langit terlihat suram tanpa memancarkan keindahan seperti biasanya. Ayam terus berkokok menanti fajar yang di tunggu -tunggu, fajar yang selalu datang dengan membawa kabar gembira, dengan di iringi panggilan-panggilan tuhan yang terus bergema di udara. Makhluk-makhluk tuhanpun seolah menatap dan menyambut dengan gembira datangnya sang surya. Sang surya datang dengan di iringi sang bayu yang sedang gembira dengan keadaan yang ada di permukaan dunia.
Lalu awan hitampun datang menyelimuti surya yang sedang muncul dengan membawa keindahannya, ketika rasa terhadap cahaya sudah mulai pudar di makan api yang seahrusnya membantu menerangi jalan yang akan di lalui, maka rasa selalu mengalirpun seakan terhenti. Pelangi seakan gundah dan kembali berfikir, apakah akan muncul ketika surya seakan tertahan oleh awan hitam. Ntah apa yang harus di buat sekarang tentang cerita di sebuah perjalanan ini.
Akan tetapi diri ini akan selalu berpegang teguh dengan tujuan dan dasar yang mendasari perjalalan ini. Tidak peduli dengan gangguan dan cobaan yang datang menghampiri. Diri ini akan selalu berpegang dengan tujuan awal dari terciptanya perjalanan yang sedang di jalani. Ntah apapun yang orang lain bilang dengan dalih apapun, tidak akan merubah keyakinan yang selalu tertanam di dalam diri. Diri ini selalu mencari pendukung agar terciptanya sebuah perjalanan yang indah di akhir cerita, bukan mencari penasihat yang membuat surya tertutup rapat oleh awan hitam, dan pada akhirnya pelangi tidak akan muncul di saat hujan datang dengan keberkahannya.
3D_Group_52022