Latest Post

Harapan Peperangan Didalam Jiwa

Selasa, 22 Febuari 2022

Sore menjelang magrib saudara saya mengajak saya untuk mengambil uang di atm. Saya mengantri terlebih dahulu berberapa menit lalu setelah sepi saya masuk. Saya memasukkan kartu lalu menekan berberapa kali layar dan memasukan kode pin akhirnya uang di tabungan saya ambil. Setelah dari mesin atm saya dan saudara saya mencari berberapa keperluan harian. Setelah membeli berberapa keperluan saat saya membuka hp saya di grup pondok abah memberitahu agar cepat pulang karena abah mau ke pondok adik adik saya dan saudara saya. Setelah isya kami berangkat kami sampai di an nur sekitar jam 20.30 di sana saudara saya malu mau menemui abah pondok an nur karena dia belum sempat sowan tetapi sudah pindah pondok. Akhirnya abah, saya dan teman saya yang sowan ke rumah abah an nur pukul 21.30 saya di izinkan abah untuk menemui adik saya akhirnya saya minta undur diri lalu meminta salah satu santriwati di an nur untuk memanggilkan adik saya saya berbincang bincang lama sambil menunggu abah. etelah pukul 23.00 adik saya kembali karena sudah jam untuk tidur saya lanjut berbincang bincang dengan saudara saya bersama adik dan teman nya. Pukul 00.00 abah keluar dan saya langsung menemui abah an nur untuk berpamitan di susul saudara saya yang terlihat agak malu. Lalu kami kembali ke pondok di tengah perjalanan karena teman saya puasa dan belum sahur abah berhenti di salah satu warung yang masih buka saat itu dan membeli makanan untuk kami juga. Setelah makan dan berbincang bincang sebentar kami melanjutkan kembali ke pondok

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Post